Posted by: admin Post Date: April 14, 2021

Marhaban Ya Ramadhan

  1. Ramadhan Is Come Back

Waktu berputar sangat cepat, Hari berganti hari, Bulan berganti bulan, Bahkan Tahunpun berganti Tahun, Waktu yang Allah berikan kepada kita semakin lama semakin cepat, Sepertinya baru kemarin kita melaksanakan puasa Ramadhan Alhamdulillah… sekarang kita akan memasuki Bulan Ramadhan lagi, apalagi ditambah dengan adanya iklan Marjan di telivisi hehehhehe (bercanda) Tentunya berbeda Ramadhan kemarin dengan Ramadhan tahun ini,

Salah satu tanda keimanan seseorang adalah ‘BAHAGIA DATANGNYA BULAN SUCI RAMADHAN“ Kedatanganya di ilustrasikan sebagai seorang tamu yang sangat.. istimewa , kedatanganya tentu di elu-elukan oleh para perindunya, karena  ingin khusyu’ beribadah di dalamnya, menyambut orang yang kita cintai saja berbagai persiapan kita kerjakan tentu untuk tamu yang agung ini sudah seharusnya di persiapkan dengan penuh kemeriahan.

Lalu kalau ada seorang hamba yang tidak bergembira datangnya bulan suci Ramadhan maka di pertanyakan keimanan seorang tersebut, barangkali berbagai kemaksiatan telah mengroposi dinding-dinding keimanan sampai ke titik bahaya, Rasulullah SAW bersabda

لَوْ يَعْلَمُ الْعِبَادُ مَا فِي رَمَضَانَ

“ Seandainya seorang hamba tahu apa yang ada di dalam bulan Ramadahan

 لَتَمَنَّتْ اُمَّتِي اَنْ يَكُوْنَ رَمَضَانُ السَّنَةُ كُلُّهَا (ابن خزيمة)

maka sungguh umatku berangan-angan Ramadhan terus berlangsung sepanjang satu tahun”

Di dalam hadist yang lain juga berbunyi

قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَان شَهْرٌ مُبَارَكٌ فَرَضَ اللهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ

“Telah datang kepada kamu bulan Ramadhan bulan yang di berkahi, Allah mewajibkan atas kamu untu berpuasa

تُفْتَحُ فِيهِ اَبْوَابُ الجَنَّةِ وَتُغلَقُ فِيهِ اَبوَابُ النّارِ فِيهِ لَيلَةُ خَيرٌ مِنْ اَلْفِ شَهْرِ مَنْ حُرم خيرها فقد حُرم (رواه النسائ)

Pada bulan tersebut pintu-pintu surge di buka dan pintu-pintu neraka di tutup, di dalam bulan Ramdhan terdapat satu malam yang lebih baik dari pada seribu bulan, barang siapa yang terhalang kebaikan pada malam tersebut maka ia telah terhalang kebaikan tersebut ( H.R An-Nasai)

  • Definisi Puasa

Puasa menurut bahasa diartikan    yang artinya “ Menahan”, menurut Istilah puasa mempunyai arti ………………..” Menahan dari perkara yang membatalkan dengan niat yang khusus selama sehari

  • Rukun Puasa

Rukun puasa maksudanya adalah ketika seseorang meninggalkanya maka puasanya tidak sah ,Puasa mempunyai rukun – rukun sebagai berikut :

  • Niat

Niat adalah kesengajaan, didalam ilmu fiqih niat adalah bentuk kalimat, tempatnya niat ada didalam hati, bacaan niat adalah sebagai berikut :

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَن اَداءِ فَرْضِ شهرِ رَمَضَانِ هَذِهِ السَّنَةِ فَرضاً لله تَعَالَي

Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”

Ada yang harus diperhatikan didalam niat puasa, niat puasa sunah seperti puasa senin kamis, Ayyamul Budh, dll niat puasa boleh dibaca setelah sahur, akan tetapi kalau puasa wajib seperti puasa Ramadhan dan Puasa Nadzar maka niat wajib dibaca sebelum sahur, makanya kalau tradisi diindonesia niat puasa dibaca setelah sholat Tarawih, dikhawatirkan besok lupa dibaca, ada juga ulama yang mengajarkan bahwa kita boleh megabungkan niat selama satu bulan ini pendapat Imam Malik, niatnya sebagai berikut :

نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هَذِهِ السَّنَةِ تَقْلِيْدًا لِلْإِمَامِ مَالِكٍ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

“Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti Imam Malik, fardhu karena Allah”

  • Hal – hal yang dapat membatalkan puasa

Dalam hal ini kita harus pahami betul perkara yang bisa membatalkan puasa. Hal yang membatalkan puasa ada 10

  • Memasukkan sesuatu kedalam tenggorokan
  • Memasukkan sesuatu di luar tenggorokan
  • Memasukkan obat dari kedua jalan (jalan Qubul atau Dubur) seperti obat ambiyen dll
  • Muntah dengan sengaja seperti memasukkan tangan kedalam tenggorokan biar muntah
  • Hubungan suami istri secara sengaja
  • Mengeluarkan sperma dengan sengaja, misalkan sengaja melihat istrinya atau orang lain sampai keluar sperma, akan tetapi kalau ikhtilam (mimpi basah) maka puasanya tidak batal karena tanpa kendali diri
  • Haidl
  • Nifas
  • Gila
  • Keluar islam
  • Kesunahan – kesunahan didalam hal puasa

Didalam berpuasa ada kebiasaan yang biasa yang dilakukan oleh baginda nabi besar Muhammad SAW, kesunahan tersebut adalah

  • Mengakhirkan Sahur

Ada yang harus diperhatikan, waktu batas untuk mengakhiri sahur adalah waktu Imsak, bukan waktu subuh, biasanya jarak antara waktu Imsak dan subuh sekitar 10 menit, saran saya kalau bisa kami menyiapkan lampiran jadwal Imsakiyyah, biar kita tidak sampai melewati batas yang menjadikan puasa kita tidak

  • Bersegera berbuka puasa

Didalam hal ini Rasulullah mengajarkan untuk bersegar membatalkan puasa, bukan makan berat yang menyebabkan kita malas untuk melaksanakan sholat, Rasulullah mengajarkan 2 kurma. Biasanya kalau bulan Ramadhan jualan kurma panen tuh hehehhe (bercanda)

  • Meninggalkan hal hal yang buruk terutama dalam hal ucapan, yang biasanya suka ghibah di kurangi Ghibahnya, yang sukanya maksiat dikurangi maksiatnya dll
  • Qodlo dan Fidyah

Didalam bab ini penting saya sampaikan bahwa didalam hal menqodlo puasa itu ada caranya,

  • Hubungan suami istri

Hubungan suami istri adalah hal yang dilarang ketika berpuasa, kalau nikahnya sudah lama insyaAllah masih bisa nahan, tapi kalau baru nikah (kaya atta halilintar dan Auriel hehehe) ini bisa berbahaya, bisa jadi siangnya batal karena hubungan suami istri, akan tetapi ketika seseorang melakukan hal tersebut maka ada konsekuensi yang harus di tunaikan, konsekuensinya ada 3 yaitu : Mengqodlo puasa,  membayar kafarat, memberi makan orang miskin 1 Mud sebanyak 60 orang miskin atau faqir

  • Sakit tua dan meninggal

Salah satu yang harus diperhatikan dalam hal ini adalah sakit tua dan meninggal, misalkan orang tua kita sudah sakit parah dan tidak bisa kemungkinan untuk mengqodlo’ puasa maka anaknya wajib memberikan fidyah untuk orang tua kita, setiap hari satu Mud.

  • Ibu hamil dan menyusui

Dalam hal ini banyak yang tidak tahu dalam hal mengqodlo puasa, ibu hamil dan menyusui tetep wajib berpuasa, akan tetapi kalau tidak kuat boleh dibatalkan, lalu menqodlonya bagaimana..? jika batal karena dirinya maka hanya wajib mengganti puasanya, akan tetapi jika khawatir dirinya dan anaknya maka wajib puasa dan wajib membayar fidyah, jadi tidak hanya membayar fidyah aja harus dua – duanya, saya ulangi lagi harus dua – duanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *