Posted by: admin Post Date: June 15, 2020

Keutamaan Bulan Syawal (Khutbah Jum’ah)

الحمد لله الكريم المنان . الذي اكرمنا بالقران . المعجزة الُمستَمِرة علي تعاقب الازمان . وجعله ربيعا لقلوب اهل البصائر والعرفان . لايخلق علي كثيرة الرد ِ وتغايرالاخيان . ويسره للذ ِكر حتى استظهره صغار الولدان . وضَم ن حِفْظه فهو محفوظ يحفظ الله من الزيادة والت َبْديل و النقصان

احمده علي ذللك وعلي غيره من نِعَمِه التي لاتُحصَى وخصوصا نعمة  الايمان 

واشهد ان لااله االاالله وحده لاشريك له شهادة تُنال به الغفران.

واشهد ان محمدا عبده و رسوله حَث َ علي تعلم القران 

والتفكر فيه وتفهيمه والعمل باحكامه . والوقوف عند حدوده 

اللهم صل علي سيدنا محمد وعلي اله واصحابه وسلم تسليما كثيرا

 (اما بعد…….)

Jamaah yang di rahmati Allah…

Belum genap sebulan kita baru saja di tinggalkan oleh salah satu bulan yang kita cintai yaitu Bulan Suci Ramadhan, salah satu tanda keimanan seseorang adalah merasa sedih dan kehilangan ketika di tinggalkan oleh Bulan Suci Ramadhan, semoga.. di tahun berikutnya kita di berikan panjang umur oleh Allah.. di berikan kesehatan oleh Allah.. dan Ketetapan taqwa oleh Allah sehingga kita dapat bertemu dengan bulan Ramadhan di tahun-tahun berikutnya . Amiin

Jamaah yang di rahmati Allah…

sekarang ini kita berada di bulan Syawal, Bulan Syawal identik dengan Idul Fitri, Lebaran dan saling memaafkan, di balik gemerlap lebaran ada 3 Hikmah yang harus kita pegang betul agar kita dalam naungan Allah SWT : 

1. Roja’ 

Berharap betul kepada Allah agar semua dosa-dosa yang telah lalu di ampuni oleh Allah SWT dengan usaha kita “Kerja keras” melaksanakan puasa 1 bulan, di imbangi dengan Qiyamullail dan di tambah dengan membaca Al Qur’an

2. Muhasabah (Evaluasi diri)

Mengevaluasi terhadap ibadah puasa yang telah kita kerjakan, apakah puasa yang telah kita lakukan benar-benar puasa yang di harapkan oleh Allah / puasa yang hanya bersandiwara dimana baik di hadapan manusia akan tetapi hilang bertebaran di hadapan Allah SWT, Naudzubillah…

3. Mempertahankan nilai kesucian (Fitrah) yang baru saja di raih

Tidak kehilangan semangat dalam melaksanakan ibadah karena telah berlalunya bulan Ramadhan, karena predikat taqwa seharusnya berkelanjutan hingga akhir hayat.

Jamaah yang dirahmati Allah….

Bulan Syawal adalah bulan Hablumminannas, bulan saling mengasihi satu sama lain, bulan permintan maaf atau memaafkan, semua itu dilaksanakan untuk meraih ketaqwaan dari Allah SWT.

Didalam Al-Qur’an Allah berfirman :

 

133. Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,

134. (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.

Jamaah yang dirahmati Allah…

Memaafkan kesalahan orang lain adalah sesuatu yang tidak mudah, sampai – sampai Rasulullah SAW memberikan contoh sebelum beliau Istirahat beliau membaca Istighfar yang ditujukan kepada seluruh kaum muslimin, dengan harapan tidak ada dosa yang berhubungan dengan manusia.

Jamaah yang dirahmati Allah….

Ada beberapa tingkatan dalam hal saling memaafkan, seperti halnya di tuliskan didalam ayat :

14. Hai orang-orang mukmin, Sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu[1479] Maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) Maka Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Didalam ayat tersebut terdapat kalimat

Ada sebagian ulama’ yang menafsiri bahwa

“ Wa in Ta’fuu..” artinya : mau memaafkan hanya di lisan akan tetapi tidak mau ketemu dan tidak mau bersalaman.

“Wa Tasfahuu.. “ artinya : mau memaafkan, mau ketemu dan salaman akan tetapi hatinya masih menyimpan amarah dan masih merasa jengkel.

“Wa Taghfiruuu.. “ Artinya : mau memaafkan, mau ketemu mau bersalaman dan hatinya juga memaafkan inilah tingkatan paling tinggi diantara yang lainya.  

Jamaah yang dirahmati Allah…

Semoga kita semua diberikan Panjang Umur, Sehat Jasmani sehat Rohani, dan diberikan keistiqomahan untuk terus Taqarrub ilallah SWT. Amiin Ya Robbal Alamiin..

Barakallah ……

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *